featurefood1

Keripik-Keripik Gaul Asal Kota Kembang

May 8, 2012 9:20 pm / By / 6 Comments

Kembali lagi di rubrik Tips & Tricks edisi “Food Corner”. Kalo sebelumnya kami menjajal manisnya cinta lewat cokelat Valentine, kali ini kami ingin mencoba sesuatu yang lebih sangar, lebih etnik, lebih Indonesia gitu. Kudapan yang udah dikenal seantero Nusantara dan menjadi teman kita semua di kala kesepian dan galau, yaitu… Kue kering? Putri Salju? Es krim? Bukan. Keripik.

Semua orang pasti kenal yang namanya keripik. Dari kecil pun udah pasti kita dikenalin sama keripik oleh orang tua kita. Keripik itu semacam benci tapi rindu gitu deh. Diumpetin dan dilarang-larang sama ortu pada saat kita lagi sakit batuk, tapi dipake buat ngediemin kita nangis kalo lagi susah makan gara-gara lauk di rumah gak ada yang asik. Kesimpulannya, selain melambangkan bad parenting, keripik itu udah jadi teman setia kita dari kecil hingga jadi orang beneran sekarang. Eh, tapi kalo kamu sekarang suksesnya bisa maen kuda lumping, jalan di atas bara api, sama nyemburin api dari mulut sih kayaknya ortu kamu bukan ngasih makan keripik deh, tapi beling. Coba dikonfirmasikan dulu.

Yang mau kami bahas di sini bukanlah keripik sembarangan yang bisa gampang kamu dapatkan. Keripik-keripik yang ada di sini akan menentukan apakah kamu itu orangnya asik apa nggak, gaul apa nggak, eksis apa nggak. Ya, kali ini kami akan mengulas beberapa jenis keripik sadis nan jahanam yang akhir-akhir ini marak jadi perbincangan kaum-kaum hip, dengan nama-nama provokatif yang terkadang mengikutsertakan atribut “iblis”, “setan”, dan lain sebagainya. Kenapa namanya harus begitu yah? Yang jelas sih biasanya sang penikmat habis makan pasti selalu mengucap “Anjrit!”, “Gila!”, atau speechless sambil cuma mendesah-desah dengan mata mendelik dan keringat bercucuran.

Lebih menghebohkannya lagi, keripik-keripik yang mau kami bahas di sini semuanya berasal dari Kota Kembang alias Bandung. Yah, seperti yang kita ketahui, Bandung adalah kota yang kreatif penuh inovasi dalam segala hal, termasuk dalam hal kulinernya yang saklek dan membuat lidah kita tak berkutik.

Penasaran kan keripik apaan sih sampe bikin yang makan kesambet gitu? Apa mungkin kamu udah tau salah satu di bawah ini? Ya udah langsung aja deh. Siapin tissue yah.

1. KERIPIK MAICIH

Yang ini pasti pada tau dong? Bungkus keripiknya kertas daur ulang dengan stiker gambar ibu-ibu bersahaja sembari tersenyum sumingrah, itulah Maicih. Entah senyum karena apa, yang penting senyumnya berhasil menghipnotis para snack mania dari seluruh penjuru Nusantara dan membuatnya rela berbondong-bondong mencari sang keripik asal Bandung ini di sudut-sudut kota yang biasanya hanya muncul sesekali dengan mobil tak terdeteksi.

Eh konon katanya ada dua versi merek Maicih lho, yaitu bungkus lama dan bungkus baru. Gak jelas juga sih ada prahara apa antara dua ini, tapi Keripik Maicih tersedia dalam tiga level pedas dengan banyak sekali varian seperti keripik singkong, gurilem, seblak, basreng, dan lain sebagainya, serta menjadi semacam pop culture tersendiri sehingga sering dipakai juga pada istilah percakapan sehari-hari, seperti ucapan “Maicih!” ketika kamu mau berterima kasih yang dibalas dengan “Macama!”. Gak ngerti? Beli Maicih dulu gih.

Buat yang gak mau repot nyari-nyari mobil-mobil yang gentayangan jualan, bisa langsung ke Tokopedia, order di salah satu toko seperti Cherry Crush.

2. KERIPIK KARUHUN

Ada gula ada semut. Ada Romeo, ada juga Juliet. Ada Maicih? Ada Karuhun dong. Yak, keripik satu ini sepertinya ingin mengikuti kesuksesan sang Emak dengan mengusung nama Karuhun. Sama-sama dari Kota Kembang, Keripik Karuhun ini menyediakan tiga tingkat pedas, yaitu sedang (S), pedas (P), dan super pedas (SP). Yaa, kira-kira efek yang super pedas itu sama seperti ketika kamu dikasih SP sama HR kantor kamu kali ya?

Keripik Karuhun memiliki beberapa varian juga, yaitu keripik singkong, gurilem, dorokdok (kerupuk kulit), dan yang paling revolusioner adalah sambel ijo. Oh ya, yang membedakan Karuhun dengan yang lainnya adalah, adanya tambahan rasa daun jeruk pada keripiknya. Jadi gak salah juga kalo si Karuhun ini memiliki motto “Resep Jadoel Rasa Gaul”. Kebayang?

Di Tokopedia, salah satu yang jualan Karuhun ini adalah Kielse Shop.

3. KERIPIK SETAN

Kalo yang ini banyak banget nih di Tokopedia. Tinggal search aja, langsung ketemu banyak. Rasanya gurih dan pedas dengan sedikit aroma jeruk nipis juga. Tapi pengalaman Tokopedia sih, keripik jenis ini aroma jeruknya sudah tertutup dengan rasa pedasnya yang selangit.

Keripik setan ini kayaknya sih cuma tersedia dalam satu level pedas, yaitu.. Ya pedes banget aja gitu. Rekomendasi Tokopedia buat yang baru jadi pemula di dunia per-keripikpedas-an.

Buat yang penasaran, mungkin bisa coba order di El-Shop. Toko ini juga jualan berbagai panganan asal Bandung lho, termasuk yang udah disebutin di atas.

4. KERIPIK KARASA

Satu lagi jagoan dari Kota Kembang. Gak seperti keripik-keripik sadis lainnya, Karasa ini sepertinya lebih mementingkan banyaknya varian. Dari peuyeum, pisang, nangka, salak, sampe borondong dan jamur pun ada. Nah, borondong itu adalah andalan Karasa ini yang terbuat dari jagung dan ketan yang dijadikan pop corn dan dicampur gula.

Karasa ini punya toko sendiri di Tokopedia. Rating dan review-nya pun bagus banget.

5. KERIPIK PISANG D’JACKALS

Dari namanya aja udah berkesan gaul banget. Sama dengan keripik-keripik setan di atas, keripik pisang dengan berbagai rasa emang udah menjamur banget. Dari Mr. Monkey, Yen-Yen, hingga yang terakhir ini D’Jackals yang gak kalah enaknya. Rata-rata keripik pisang tersebut berasal dari Lampung. Namun D’Jackals adalah snack asal Bandung, meskipun bahan dasarnya juga didatangkan dari Lampung, Yang membedakan D’Jackals dengan keripik pisang lainnya adalah teksturnya yang menyerupai waffle kering, bikin pengalaman ngemil kamu jadi semakin asik.

Tersedia dalam berbagai rasa, mulai dari cokelat, susu, keju, melon, strawberry, hingga balado juga ada, keripik pisang ini cocok sebagai penutup petualangan jelajah keripik kamu yang manis banget, sekaligus penutup artikel ini juga.

D’Jackals ini dapat dibeli di toko Minyuminyu.

Rata-rata keripik-keripik tadi dibanderol dengan harga Rp 10.000,- hingga Rp 30.000,- per bungkusnya. Gak mahal lah ya buat pengalaman merem-melek tak terlupakan kamu. Apalagi kalo kegiatan ngemil kamu ini dikombinasikan dengan kegiatan lainnya, seperti poin 5 artikel ini.

Ada lagi jenis-jenis keripik mematikan yang kamu tau? Share di comment yah.

P.S. Special thanks buat teman kami, Karinta yang udah menyempatkan diri untuk membantu mengumpulkan bahan.


Share Artikel


THERE ARE 6 COMMENTS

  • Jadi penasaran, ingin mencoba semuanya.

  • rahma

    sayy… aku juga jual lhoo kripik nyakbabe.. maknyoss rasanya. kripik singkong rasa kari pedas dan suju singkong keju. Makaroni: Balado, jagung bakar manis pedas, dan bbq. Harga 15rb per bks. http://www.tokopedia.com/beautysunshine.. kunjungi yaaa

  • yathi

    enak banget,krepek apaan tu aneh kripik karasa

  • Wah jadi ngiler Nih

  • favorit ku itu KERIPIK SETAN, pedes banget

  • duh jadi pengen nyobaaaaaa ,,, gimana rasa nya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>