Segera, Tokopedia dukung pembayaran instan UNIK
Hi Tokopediawan sekalian. Dalam rangka meningkatkan jumlah transaksi di Tokopedia, salah satu konsentrasi utama di lab Tokopedia saat ini adalah membangun dukungan pembayaran lewat berbagai metoda pembayaran instan yang lebih modern. Ke depan, selain pembayaran via transfer bank, kami akan mendukung pembayaran lewat ponsel, internet banking yang terintegrasi langsung di situs, maupun sistem top-up yang bersifat instan.
Dalam waktu dekat, dukungan metode pembayaran pertama yang akan kami rilis ke publik adalah uang elektronik UNIK.
Apa itu UNIK?
UNIK singkatan dari Uang Elektronik adalah sebuah produk pembayaran dari PT Transmaya, dimana para penggunanya bisa menggunakan saldo top-up UNIK mereka untuk berbelanja online maupun offline via merchant-merchant UNIK.
Apa keuntungan untuk pembeli?
Lewat dukungan pembayaran ini, maka para Tokopediawan yang kebetulan juga merupakan pengguna UNIK bisa langsung menggunakan saldo top-up UNIK mereka untuk berbelanja di Tokopedia. Kelebihan utamanya adalah verifikasi pembayaran akan terjadi secara instan dan penjual akan mendapatkan order saat itu juga. Otomatis pengiriman barang pun diharapkan bisa lebih cepat sampai ke tangan pembeli.
Kelebihan lain yang ditawarkan juga adalah kemudahan dalam bertransaksi. Tidak perlu lagi repot antri di ATM, cukup top-up sejumlah saldo di akun UNIK Anda, dan kapanpun diperlukan, saldo terpotong otomatis, dan transaksi pun langsung diverifikasi.
Apa keuntungan untuk penjual?
Tentu saja keuntungan paling utama yang bisa langsung dirasakan oleh penjual adalah perluasan pasar ke para pembeli yang juga merupakan pengguna UNIK. Jika dulunya sebagian pembeli merasa enggan / batal bertransaksi online karena direpotkan dengan metoda pembayaran yang tidak instan (ntah itu harus ngantri ATM, atau ke Bank dulu), kini lewat pembayaran instan UNIK, tentunya diharapkan semakin banyak pembeli yang bertransaksi di toko online Anda, karena transaksi online semakin cepat dan mudah.
Adapun biaya yang dikenakan ke penjual adalah sebesar 2% dari total transaksi penjualan yang berhasil melalui pembayaran UNIK.
Sistem pembayaran ini akan kami luncurkan dalam beberapa minggu ke depan, dan apabila ada pertanyaan seputar layanan ini, bisa langsung tulis pertanyaan, komentar atau saran Anda di kolom komentar di bawah ini.
Tokopedia,
Belanja online aman dan nyaman ;)
kenapa harus ada fee 2% ya? untuk penjualnya. kalau tanpa fee tentu lebih baik bukan?
ide brillian…….maju terus!!!!!
Hi Abu Fuad, sistem pembayaran tambahan ini dimungkinkan lewat kerjasama antara PT Tokopedia dengan PT Transmaya, dan tentunya dalam memungkinkan tersedianya layanan ini ada biaya yang harus dikeluarkan oleh kedua perusahaan tersebut sehingga ada biaya yang kami bebankan ke penjual, dan ini hanya untuk transaksi penjualan yang berhasil melalui sistem pembayaran UNIK.
Walau dikenakan sejumlah biaya, kami percaya kerjasama ini akan menguntungkan penjual dari sisi meningkatnya transaksi penjualan. Analogikan seperti sebuah toko di mal yang mendukung pembayaran kartu kredit. Toko sebenarnya membayar biaya kisaran 3-5% untuk setiap transaksi yang terjadi, hanya saja dengan memberikan dukungan pembayaran kartu kredit, toko tersebut bisa mendapat perluasan pasar ke pengunjung yang kebetulan juga merupakan pelanggan dari kartu kredit.
kapan diluncurkan? jadi engga repot bolak balik ke mesin atm..hihihihi
Ada kemungkinan bekerja sama dengan paypal.com? krn pembayaran online terpercaya dan sudah banyak dipakai toko online saat ini, seperti e*ay.com, a*azon.com etc.
Apakah UNIK akan dijadikan alat pembayaran satu-satunya di tokopedia? Pembayaran lewat transfer BCA atau Mandiri akan dihapuskan?
Apakah UNIK hanya salah satu pilihan saja?
Dalam waktu dekat ini akan kami luncurkan. Tunggu pengumumannya lebih lanjut di situs kami :)
Unik akan jadi salah satu alternatif pembayaran selain transfer bank seperti yang sudah didukung Tokopedia selama ini. Selain UNIK, dalam waktu dekat, Tokopedia juga akan meluncurkan alternatif pembayaran lain. Dengan makin banyaknya alternatif pembayaran yang kami dukung, harapannya semakin mudah dan cepat buyer bertransaksi, dan dagangan seller Tokopedia semakin laris manis :)
Tokopedia masih menjajaki kemungkinan soal ini. Jika nantinya ada titik terang dan bisa kami dukung, pasti akan kami umumkan ke seluruh Tokopediawan :)
Mohon info,
Bagaimana jika seller tidak bersedia dikenakan fee 2% tersebut?
Apakah ada alternatif lain?, seperti toko elektronik yg menerima kartu kredit juga seringkali membebankan fee terhadap pembeli yg memakai kartu kredit.
Apakah ada pilihan buat seller, mau atau tidak menerima UNIK dgn fee 2% tersebut??
thanks.
siiip………………maju terus semoga toko putra hari tambah laris manis ya …..yuk kujungi kami
Nantinya ketika fitur ini dirilis, secara default semua seller akan mendukung sistem pembayaran UNIK ini.
Sewaktu-waktu jika seller memutuskan tidak ingin menyediakan alternatif pembayaran tertentu kepada pengunjung tokonya, bisa mencabut dukungan tersebut di menu Konfigurasi Toko.
Ketika menerima order, setiap seller juga akan diberikan informasi yang lengkap order tersebut berasal dari pembayaran dengan metode seperti apa, dan berapa biaya/komisi yang dikenakan.
Bagus nih…. sangat menunjang sekali, tp kl bisa fee nya di bebasin dulu dlm tahap uji coba sih.
Hmmm… Saya setuju dgn Sdr. Ryan, kalau bisa fee-nya dibebasin dulu kira2 1-3bulan u/ tahap uji coba… hehehehe…
Iya mungkin dari pihak penjual agak berat untuk fee 2%… berarti ada kemungkinan kita menaikkan harga, sehingga harga menjadi tidak kompetitif lagi buat pembeli…. :(
tolong dicarikan alternatif lain
terimakasih
Hey bro,,,terangin cara tehnisnya donk? :)
Mirip dgn sistem pembayaran Kaspay ya…? Apa kelebihan dr UNIK dibanding Kaspay..?
Mantapz Tokopedia…iya, bisa dipikirkan lagi mungkin spt 2 comment di atas..fee tahap uji coba dulu…sukses
Terima kasih atas masukannya. Masukan-masukan yang masuk akan kami pertimbangkan.
Mengenai keberatan atas akan timbulnya biaya tambahan, sebenarnya biaya tidak mungkin terus-terusan dihindari. Di masa akan datang, Tokopedia pun pasti harus membebankan sejumlah biaya yang bersifat komisi dari transaksi penjualan berhasil (sudah 2 tahun lamanya, biaya ini kami gratiskan untuk mengedukasi user dan membentuk pasar e-commerce yang lebih baik).
Kami percaya manfaat dan peningkatan transaksi di sisi seller pasti nya akan sepadan dengan sedikit biaya tambahan yang harus dibayarkan lewat fitur-fitur pendukung maupun biaya komisi transaksi di masa akan datang.
yah.. sekarang tokopedia udah ga free laggi ya? kalau dr bank kita penjual ga kena potong pak. sekarang kena fee seperti credit card juga. sama aja kayak jual pakai paypal. kecewa saya.
maaf, mungkin bisa dipertimbangkan, kan sekarang TOKOPEDIA punya sistem withdrawal, kenapa tidak itu saja yang dikembangkan, kan dengan dana yang ditumpuk pada tokopedia saja, selama belum dioperasikan, maka TOKOPEDIA bisa mendapatkan bunga bank terkait, shg TOKOPEDIA sendiri saja yang mengelolanya, saya pun sebagai pembeli ingin kok seperti itu, toh saya sebagaimana pelanggan yang lain PUAS berbelanja di TOKOPEDIA, dengan kata lain, 2% tadi alih2 jadi biaya malah jadi keuntungan TOKOPEDIA lho hehehe maaf kalo idenya tidak JRENG
saya mau tanya itu tentang pengisian saldo atau top up saldo sudah bisa di pakai atau belum, dan bagaimana caranya. thx
sistemnya sangat simple dan tambah canggih.. tapi apakah msh bsa di pertimbangkan dg adanya fee 2% yg dibebankan kpd seller?? contohnya seller yg menjual hrga grosir, udah dapat untng kecil malah kena potongan lagi 2% jadi tambah tipis tuh untungnya. kta sdah terlanjur patok harga mau gak mau harus naikin juga . ujung2 nya hrga jd hampir sama dg harga pasaran. yg ada malah buyer jd ga jadi beli. selain itu seller harus nunggu hingga berhari2 untuk mendapatkan keuntungan itu, itupun kalo buyer nya pengertian mau konfirmasi klo barang sdah dtrma, kadang nggu sampai 1 bulan barang tdak dikonfirmasi krna data jne tdak akurat soalnya tdak semua kantor jne systemnya sdah online..mohon pertimbangannya lagi…thx
sya setuju kalo ada fee 2%, ya.. itung2 biaya operasional, tapi alangkah baiknya kalo fee dibebankan kepada pihak buyer, sy rasa (mungkin) pihak buyer tidak keberatan dengan penambahan biaya 2% karena cukup berimbang dengan rasa aman yang didapatkan buyer bahwa barang yg dibeli dipastikan sampai ke tujuan, mohon maaf bila ada salah kata
WAH MAS BIAYA PENGIRIMAN SAJA SUDAH DITINGGIKAN SKR PLUS 2%, KALO NDAK SETUJU JANGAN NYELAKAIN ORANG LAIN MAS, SEKARANG MAU NDAK HARGA BRG MAS DIPOTONG BIAYA KIRIM, YA ITUNG2 PELAYANAN PLUS LAH… SUDAH NDAK USAH BALES DAH TAU JWBAN ANDA
To mas bro denny, MAU BANGET klo memang aturan dr pihak tokopedia seperti itu. Udh jelas pihak tokopedia said “sebenarnya biaya tidak mungkin terus-terusan dihindari”. so menurut mas bro denny yg ganteng GIMANA????memang sy seller tp trus terang sy banyak belanjanya drpd menjual barang n sy merasa nyaman. mohon maaf bila ada salah kata LAGI
Masih mending Tokopedia “cuma” 2%, saya jualan di M****ply, dengan sistem transaksi aman yg sama, kena charge 3,9% dan ga bisa withdrawal sebelum saldo mencapai 400.000 huuuffff….udah modal ga seberapa, ketahan pula di pihak ketiga :(
Lagian, menurut mas William, seller kayanya boleh milih mau pakai UNIK apa ndak…jd utk yg keberatan dgn charge 2%, bisa milih utk ga pake UNIK kali ya… ^__^
Semoga ke depannya akan ada pengembangan pembayaran dgn kartu kredit, biar makin mendunia deh Tokopedia…jd ntar dpt buyer dr mancanegara…hihi…GO TOKOPEDIA..!
Benar seperti yang Fara sebutkan, secara default nanti semua seller memang langsung mendukung fitur ini. Hanya saja bisa milih untuk ga pake kok, kalau memang keberatan. Tentunya untuk yang memilih tidak mendukung pembayaran UNIK, akan kehilangan potensi customer yang merupakan pengguna UNIK dan malas ngantri ATM / transfer Bank.
Kami dari Tokopedia sebagai pengelola mall online nya, berusaha memberikan opsi sebanyak mungkin untuk para calon pembeli berbelanja. Oleh sebab itu dalam 2 bulan ke depan, akan ada beberapa fasilitas pembayaran yang akan kami sediakan.
Seperti mall, kami sediakan mesin-mesin pembayaran ke para merchant / tenant (tentunya berbayar), jika tidak diinginkan bisa tidak digunakan :)
sip, selalu berinovasi ya TP..
cara daftar UNIK bagaimana? proses2nya?
bagaimana feenya 2% dibebankan ke pembeli seperti ongkos kirim..?
Thx
stuju bangeeeettt….
kayaknya gk terlalu masalah jika ada fee sebesar 2% ke penjual..secara penjualkan juga diuntungkan.kalo bisa siii untuk jasa pengirimn barang pake pos juga.. karna jne mahal banget… padahal barang yang di beli harganya murah meriah..jadi gk imbang
saya sih mau2 saja terbuka untuk layanan baru ini – walau saya tidak yakin akan ada yang pakai- namun permasalahan 2% kepada penjual dan bukannya pembeli artinya penjual harus menyediakan 2 perhitungan harga berbeda. Lebih bagus kalau disediakan seperti ra—en yang kalau pembeli mau membeli dengan layanan yang memiliki charge khusus, maka harga secara otomatis juga berubah. Karena kalau tidak, kemungkinan penjual akan repot memikirkan 2 pasar dengan perhitungan yang berbeda.
Kalau bisa dilakukan upmark harga secara otomatis oleh tokopedia, maka saya setuju saja, kalau tidak yah maaf karena pasar transfer lebih besar maka kami akan fokus ke sana saja. Sekian masukkan saya, harap pengertiannya.
Mas Bro Idan,.. Kalo fee dibebankan ke buyer,… Lebih baik semua tokopediawan jadi seller wae,…. wes… beres!! (jualan dan gak kena fee,…) gak ada yang beli,.. semua jadi penjuaaal kabeeh,… mantap tooh,… ^^ Wong buka lapak wae,.. langsung bayar 5000 sama kamtib kok!! (itu lom tau laku atau kagak),……….
permasalahannya adalah saya menjual barang-barang yang agak mahal dengan untung tipis. Margin keuntungan saya berkisar dari 1-10% sehingga beberapa barang memang saya bisa berikan potongan 2% sedangkan yang lain tidak.
Saya setuju kalau Tokopedia perlu memberikan lebih banyak gebrakan, misalkan dengan jasa pengiriman baru dan pembelian dengan opsi mayor lain (misalkan kerjasama dengan lebih banyak bank atau cicilan dan preorder yang sudah lama dijanjikan). Sayangnya melalui Pos nampaknya belum bisa karena yang sulit adalah jasa escrow account Tokopedia membutuhkan online feedback dari pengirim barang. Selama Pt. Pos Indonesia belum menyediakan layanan ini, saya rasa pengiriman belum bisa dilakukan melalui pos.
Hariii gini, ngantri di ATM…
Pake M-Banking atau I-Banking kali yehhh..
Gak ngerugiin buyer dan seller..
hemmmm….sebetulnya no problem juga sih 2%,
mungkin dengann begitu produk tokopedia pun semakin meluas dan tidak menutup kemungkinan bisa terjadi transaksi besar diatas 25 juta dengan adannya unik ini,,,
terus ber-inovasi tokopedia :)
this is the best e-commerce,
wah semakin tambah bagus aja nih tokopedia, ayoo tinggal tingkatkan aja belanja iklan..
Kalo gw baca sih, Fitur ini kan gak dipaksa…
Bisa di nonaktifkan jadi ga kena fee 2% :p
iya tuh om Willie, lebih baik lagi jika tokopedia join sama Paypal, 2co, dan Google Checkout, biar merchant di Indonesia bisa lebih memperluas pasar lagi.
yahh.. buat alternatif transaksi. bagus!!! kan sudah jelas keuntungnnya transaksi lebih cepat dll.
hanya kekurangannya 2%. klo sya yg jual barang 1jti s/d 10jti wadohh berat juga nih.. :P
ada yg tahu gak e-commerce sebelah G@^ket.com Fee nya 12% dari transaksi penjualan yg berhasil.
2% aja udah pada ngeluh. padahal kedepan nya Pasti tokopedia mengambil cash serupa, di luar payment prosessor nya :p
TP bisnis bos. bukan lembaga social… hehehehe :p
Klw di kenakan free 2% hampir sama dng menggunakan kartu kredit setiap transaksi yg berhasi
tp aku kemarin Transfer uang ke UNIK kok di tolak oleh bank BCA yah mas?? Katanya Rekiningnya tidak terdaftar…
kan masih segera, belum diluncurkan.
sip2, yang penting masih bisa withdrawal ke rekening bank…
**kaget pagi2 buka tokopedia kok tiba2 ada notif
Maaf Pak William, mau tanya mengenai UNIK…
Apakah untuk fee 2% itu total penjualan+ongkos kirim atau hanya total penjualan saja?
karena di panduan (http://www.tokopedia.com/panduan-unik.pl) itu total penjualan+ongkir.
Kalau hanya total penjualan mungkin bagi sebagian besar seller tidak masalah, tapi kalau total penjualan+ongkir, bisa jadi semua seller mempermasalahkan hal tsb.
Terima kasih.
total harga yang tertera pada invoice, jadi termasuk ongkos kirim.
Wehhh….makin mantep aje nih Tokopedia….ane dukung terus…karena meski fitur ini berbayar tapi memberikan opsi kepada penggunanya baik seller atau buyer, mau gunakan fitur ini atau kagak??? kalo kagak mau kena cas 2% ye kagak usah digunakan tohh…bukan begitu Om Willie???
seharusnya fee dibebankan ke pembeli jika dianalogikan seperti sistem kartu kredit dimall dimana yang kena charge adalah pembeli. semoga bisa menjadi masukan.
Bos, saya kan transfer ditokopedia lewat atm dan mesin atm gak ngluarin struk. trs uang saya hangus dunk??
mohon sekiranya menginformasikan invoice pemesanan melalui email contact agar dapat dicek lebih lanjut.
Ditungu Inovasi dengan menggunakan kartu kreditnya :)