Perjalanan Mencari Investor
Bisnis internet tidaklah pernah hanya sekedar pengembangan ide dalam wujud sebuah website, dan kemudian secara instan menjadi sukses besar. Logika dasar bisnis dimana “You have to spend money to make money” berlaku juga untuk sebuah bisnis internet dalam skala besar.
Dalam perjalanan Google misalnya, kedua co-founder nya Sergey Brin dan Larry Page sepanjang tahun 1998 berusaha mencari investor yang percaya akan ide mereka. Pada Agustus 1998, mereka baru berhasil mendapatkan cek pertama mereka sebagai modal awal sebesar 100 ribu US Dollar dari Andy Bechtolsheim, salah satu pendiri Sun Microsystems. Sebulan kemudian, pada tanggal 4 September 1998, Google, Inc. akhirnya didirikan dengan dana investasi total senilai 1,1 juta US Dollar. Tidak sampai satu tahun kemudian, pada tanggal 7 Juni 1999, Google, Inc. sudah mendapatkan investasi tambahan sebesar 25 juta US Dollar dari dua perusahaan modal ventura besar, Kleiner Perkins dan Sequoia Capital.
Berdiri pada tahun 2004, Facebook, Inc. mendapatkan investasi pertama mereka senilai 500 ribu US Dollar pada bulan Juni 2004 dari salah satu co-founder PayPal, Peter Thiel. Setahun kemudian Facebook sudah berhasil mendapatkan tambahan investasi senilai 12,7 juta US Dollar dari modal ventura Accel Partners, disusul 27,5 juta US Dollar tambahan lainnya dari Greylock Partners.
Satu kesamaan yang bisa kita lihat dari kisah sukses di balik Google & Facebook adalah mereka tidak hanya sekedar punya ide dan teknologi, tapi juga ada puluhan juta US Dollar dana investasi di tahun pertama perusahaan mereka berdiri.
Itulah sebabnya setelah menemukan ide, selain mencari nama untuk Tokopedia, sepanjang tahun 2008 kami sibuk mencari pihak yang percaya dengan ide tokopedia. Percaya dalam arti bersedia mencurahkan dana investasi besar-besaran untuk realisasi ide tokopedia, tidak hanya sebagai produk, tapi juga sebagai sebuah bisnis besar, sebagai sebuah industri.
Why Reinvent the Wheel?
Sepanjang tahun 2008, VF kemudian memperkenalkan kami kepada teman-teman pengusahanya. Dalam setiap kesempatan yang datang, saya dan Leon dengan semangat dan optimisme tinggi mempresentasikan ide Tokopedia, mulai dari latar belakang, studi pasar, perkembangan trend, hingga potensi bisnisnya.
Hanya saja, tidak satupun dari kesempatan tersebut mendapatkan tanggapan positif. Rata-rata menganggap ide pembuatan sebuah website ecommerce di Indonesia sudah sangat usang, dan sudah sering coba dilakukan pelaku pasar di masa lalu. Terutama ketika amazon dan ebay menjadi terkenal di dunia di akhir 90-an. Banyak pula yang mengingatkan soal dot-com bubble sepanjang 1998-2001 yang menjadi trauma para investor untuk berspekulasi di bisnis internet.
Adalah benar, bisnis internet adalah bisnis dengan spekulasi yang sangat tinggi. Karena yang dijual adalah ide, dimana BEP nya tidak bisa diharapkan dalam waktu yang singkat. Amazon yang berdiri sejak tahun 1994, e-commerce #1 di dunia pun baru mendapatkan revenue pertama mereka di tahun 2003. Artinya Amazon membutuhkan 9 tahun untuk mendapatkan net-income pertama mereka.
Ketika itu, dalam akhir satu pertemuan, Leon mengatakan kepada saya, tanggapan negatif yang muncul sebagian besar didasari pada pertanyaan “Why Reinvent the Wheel?” Buat apa lagi membuat dan mencoba memasarkan sebuah teknologi yang pada dasarnya sudah pernah dibuat? Bahkan sudah terbukti gagal oleh para pendahulu yang mencoba mengembangkan e-commerce di Indonesia?
Kami berdua sepemikiran ketika dilontari pertanyaan tersebut. Jika saja semua pelaku pasar berpikir seperti ini, maka Google dan Facebook misalnya tidak akan pernah lahir. Para co-founder Google juga mendapatkan kendala yang sama ketika mencoba mencari investor. Pasalnya sudah ada search engine pendahulu lewat Lycos di tahun 1994, Altavista dan Excite di tahun 1995. Bahkan kesemua pendahulu tersebut gagal dalam generate revenue / membuat model bisnis untuk produk search-engine mereka. Siapa yang menyangka Google, Inc. kemudian akan menjadi perusahaan internet paling besar di dunia?
Mark Zuckerberg, pendiri Facebook juga termasuk pihak yang berani reinventing the wheel; membuat sebuah website social-networking baru ketika sudah ada myspace yang lebih dulu populer di belahan Amerika?
Hingga akhir tahun 2008, tidak satupun calon investor yang kami temui memberikan telepon balik atau menjadwalkan meeting lanjutan. Hanya satu orang yang tidak pernah menyerah kepada kami berdua, VF lah orangnya. Secara berkala, di Sabtu pagi saya sering mendapatkan telepon dari VF yang mengajak saya berdiskusi soal ide-ide dan masa depan Tokopedia. Ketika calon investor lain mengeksploitasi kegagalan demi kegagalan yang sudah terjadi dalam bisnis internet di dunia, VF justru tidak berhenti melakukan riset tentang kesuksesan dalam bisnis internet dunia.
“The entrepreneur in us sees opportunities everywhere we look, but many people see only problems everywhere they look. The entrepreneur in us is more concerned with discriminating between opportunities than he or she is with failing to see the opportunities” – Michael Gerber
Misalnya satu ketika, beliau meminta saya mempelajari tentang rakuten. Saya belum pernah dengar tentang rakuten sebelumnya, dan ternyata rakuten adalah website nomor 5 yang paling sering dikunjungi orang Jepang (berdasarkan data Alexa), sebuah mall-online-shopping terbesar di Jepang, memiliki lebih dari 50 juta user teregistrasi, mempekerjakan sebanyak hampir 4.000 karyawan, merupakan salah satu dari 10 perusahaan internet terbesar di dunia, dan mencatat keuntungan lebih dari 1 milyar US dollar per tahun. Satu bukti konten-lokal dengan target hanya pasar lokal, ternyata bisa mencatatkan prestasi yang tidak kalah dari para pemain global dengan pasar dunia seperti amazon dan ebay.
Pada tanggal 6 February 2009, saya dan Leon menandatangani sebuah surat. Surat tersebut adalah Akte Pendirian PT. Tokopedia dengan komitmen dana yang cukup besar untuk mulai mengembangkan Tokopedia. Adalah VF yang akhirnya maju menjadi investor tunggal untuk mendanai ambisi dan impian kami berdua.
Pada hari itu, di lantai 3 Rukan Permata Senayan E7 yang akan menjadi kantor PT. Tokopedia, hanya tersisa dua manusia, Leontinus Alpha Edison, dan William Tanuwijaya. Keduanya co-founder / direktur PT. Tokopedia, tanpa satu orang pegawaipun. Maka, perjalanan kami berikutnya pun dimulai. Sebuah misi mengumpulkan orang-orang dengan semangat yang sama untuk membantu kami mewujudkan sebuah mimpi, membangun Indonesia lebih baik lewat internet.
Salut sama perjuangan kalian berdua :)
cuma bisa kasi selamat… :D
Sebuah cerita yg cukup menggetarkan hati saya. Nice Story.
Perjuangan panjang, konsistensi, komitmen, percaya diri, semuanya bermuara pada lahirnya satu bayi bernama tokopedia.
Selamat dan sukses kawan. Ini saya lagi “mengobok-ngobok” tokopedia.
Kalau boleh sumbang ide, nanti penataan tokonya jgn terlalu sesak, biar mata pengunjung tidak cepat lelah ketika windows shopping.
Bravo
maju terus,kalian sdh buktiin,akhirnya investor ada juga,bravo tokopedia!!!
baca perjuangannya kayak gini, ane hanya bisa ngomong: sukses, tokopedia!
Investor nekat ditambah ide gila (gak gila² amat sih, cenderung brilian malah)…
Semoga sukses menjadi seperti ebay atau amazon! :D
mudah mudahan, dengan adanya tokopedia orang orang seperti sy, bisa menjadi lebih baik!!
merinding euy bacanya.. semoga sukses tokopedia!!
Salut bro, moga2 bisa menjadi website mendunia !!!!!!!
Dan juga bisa menjadi inspirasi bagi ktia semua bahwa kalo ada kemauan di situ ada jalan.
Ini salah satu tulisan yang paling keren untuk saya yang (masih) seorang dotcomers wanna be: perjalalanan dot com entrepreneurs versi lokal dengan masalah dan hambatan lokal. Keep inspiring us guys! :D
Hebat…benar2 dahsyat… Cara Anda, Semangat Anda sudah layak untuk menjadi technopreneur sejati… God Luck friend… God Bless U.. :)
Selamat.. Semoga kesuksesan mewarnai perjalanan PT Tokopedia.
Anyway, bagaimana perkembangannya hingga hari ini ?
Banyak ingin tahu saya rasa..
sekali lagi SELAMAT n GOOD LUCK
youngkruw bos…:)
sabar, ikhlas dan ikhtiar pasti bisa bos..:)
[...] most of you that have been closely following our journey knew already, that I & Leon spent 2 years of our time, trying to find an investor that is willing to help us build-up the foundation of our dream: [...]
saya salut sama kalian, saya yakin dalam waktu dekat tokopedia akan menyingkirkan situs2 sejenis yang ada diindonesia,, hal ini saya katakan karena pertama membuka tokopedia saya sangat terkesan dengan sistem pembayaran,pelayanan,vitur web, dll,, pokoknya tokopedia bagus bgt… ayoooooooooo maju tokopediaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
Just keep U’r Dream bro,,,
karna semuanya berawal dari impian dan khayalan.
-Roy Martha-
cerita yg sangat inspiratif…….. cayyoooo…maju terus tokopedia kami mendukungmu……:)
Twitter Trackbacks…
…
perjuangan yang disertai keyakinan yang kuat, bakal sukses nih usaha…
yg nulis tu sapa ya? boleh jadi writer tu, he2…
aku ngerti perjuangan orang” di balik nama tokopedi, oleh karena itu aku juga ga akan setengah” dalam menjalankan http://grosiraksesoris.tokopedia.com di atas situs yg uda d’bangun dengan susah payah ini, Tq buat semua pihak yg uda mendukung lahir na tokopedi hingga bisa aku pake secara gratis kaya skrg…
baru baca skrg… wahh.. ga nyangka perjuangannya… patut di jempolin & dicendolin.. hehehe…
semoga http://bellifun.tokopedia.com bisa maju seperti tokopedia..
Terharu membaca postingan ini. Perjuangan kedua co-founder sangat luar biasa. Dengan usia tokopedia yang terbilang masih muda, namun bisa tumbuh dan berkembang sepesat sekarang…salut!
Semoga terus sukses dari waktu ke waktu.
Big Thumb! and Like it!
Baru sekarang saya sempat baca, bikin merinding juga karena semangat, ide, dan perjuangan yang luar biasa..semoga Sukses..Tokopedia, kita pun member tokopedia juga ikut Sukses..
Hebat banget!
seritanya bagus sekali membuat saya jadi bergairah kembali dg usaha saya
Salut Pak. Sukses dan mulia bersama
he..he.. mirip dengan usaha yang sedang kami geluti ya ceritanya
Patut dicontoh !!!
salut, inspire story
salut….. perjalanan yang mmenegangkan :-)
Yaah salut banget …atas keyakinan dan semangatnya !!!
semoga juga menjadi inspirasi buat kita..sukses selalu tokopedia:-)
Saya pun sempat berencana terjun tinggi di dunia internet, yaitu dengan membuat situs sederhana tapi luar biasa. Perjuanganku yang saat ini ditolak mentah-mentah, jadi saat ini aku berusaha mengumpulkan rejeki semut untuk mewujudkan rejeki gajah. Semoga perjuanganku kelak seperti saudara-saudara yang ada di atas. Amiin…
ajiip
Bravo selalu tokopedia, perjalanan yg pasti akan menjadi inspirasi bagi kita semua. Salut dgn kalian berdua. Impossible is nothing.
sangat inspiratif dan memotivasi yg
sangat salut dengan toko pedia,dan juga tolong bantubagaimana cara untuk berjualan disini tolong petunjuknya terima kasih
Keberanian adalah modal mutlak diatas segala aspek yang dibutuhkan dalam memulai suatu usaha….gogogogo
sebuah tulisan yang sangat inspiratif. Saya mendapatkan banyak inspirasi dan belajar banyak dari tulisan-tulisan Pak William Tanuwijaya… semoga Tokopedia menjadi solusi bagi Indonesia untuk menghidupkan perekonomian bangsa.. Mungkin Pak William cs mau berniat mengembangkan lebih lanjut “menjual berbasis online”, kayaknya perlu diintip peluang bagaimana menjual pariwisata Indonesia pada dunia, berbasis online (seperti Tokopedia tapi isinya adalah content-content pariwisata, dan menghubungkan antara pelaku pariwisata seperti biro travel, guide, hotel, dengan calon pengguna jasa)… saya sudah punya cukup banyak gambaran besar idenya, logika berpikir, dan langkah-langkahnya, tapi saya belum menemukan pendukungnya (programmer, investor, dll). Mungkin Pak William berminat…?
Sukses untuk Pak William dkk…
salut dan sangat menggugah selera utk berbisnis ol… pingin bgt jualan di tokopedia, sayangnya sy tdk th dimana biar dpt barang murah yg bs dijual di tokopedia….
Salut… salut …. sukses …. sukses…. saya suka sama orang yang mau maju, usaha apapun pasti ada jalannya asal mau berusaha terus , tanpa malu dan malas … GBU
Inspire story. Setelah membaca artikel pak William saya jadi optimis bahwa akan lahir sebuah cerita baru tentang mahakarya di dunia internet Indonesia yang kemudian berkembang mendunia. Amiin. Selamat buat Pak William atas perjuangan dengan tokopedia-nya. It’s inspire me..
Nice Story…
Jadi semangat lagi nih berbisnis online ditokopedia…
Terima kasih sudah share story nya… So Inspired… :D
Susah ngerti pada awalnya tentang sistem tokopedia. Maklum, jaman sekarang orang2 banyak yang takut belanja online, takut penipuan. Tapi tokopedia berhasil meyakinkan dengan sistemnya yang berbeda. Salut sama dua anak muda yang punya ide sekeren Tokopedia, lanjutkan :D
Semangat terus untuk Willian dan Leon, yakinlah bahwa atas niat baik dan kerja keras kalian berdua suatu saat akan mendapatkan hasil yang memuaskan, tidak ada keberhasilan tanpa usaha yang keras. kesuksesan yang sebenarnya hanya dapat diraih dengan kesungguhan menjalani proses secara terus-menerus dengan konsisten…Sukses untuk kalin berdua, sukses untuk kita semua……Amiiin…
Sebuah platform jual beli yang 100% HANDAL !!!!!
Keep Growing and Succes will come..
perjalanan yg sangat menginspirasi..
Mantapppp!
jaga terus kepercayaan pembeli di tokopediadotcom
William, kami bangga atas kegigihanmu, teruslah berkarya membangun Indonesia yang lebih baik lewat Internet. Jadilah pemenang di negeri sendiri, unggul diantara semua pemain asing yang berbondong bondong masuk Indonesia saat ini.
Hebat lah.. barudak laleutik keneh udah bisa sukses mewujudkan the most trusted indonesia ecommerce gateway..
ecommerce portal yg terintegrasi dgn nationwide shipping modul yg ga dipunya oleh website lain.
Telah membangkitkan ribuan Gaptekers hingga jadi melek ecommerce & bisa membedakan mana bisnis online scam & yg real.
bener2 mimpi saya jaman baheula
Mudah2an toped selalu GRATIS :)
btw: penasaran juga toped dapet duit darimana?
perasaan iklan/ads blom ada